Penyanyi asli yang melantunkan lagu 'Keong Racun' pada tahun 2008, Lissa, mengaku bangga Charly 'ST 12' melirik lagu tersebut. Meskipun ia kesal tidak dilibatkan.
"Kita justru bangga lagunya membuat tertarik Charly," ujar Ria, manajer Lissa, ketika berbincang dengan wartawan via ponselnya, Jumat (30/7/2010),,,
Lissa mengaku senang bisa mengenal Charly. Terlebih lagi, perempuan berusia 31 tahun itu sering membawakan lagu-lagu karya Charly di pentas.
Sayangnya, ia mengaku kecewa tidak dilibatkan dalam penggarapan 'Keong Racun' versi Putri Penelope. Abuy, pemilik lagu 'Keong Racun' pun
tiba-tiba sulit dihubungi oleh Lissa.
"Yang saya rasakan tidak bisa menghubungi kang Abuy. Itu kebodohan kita. Kang Abuy yang tidak bisa dihubungi. Bukan mau ngapa-ngapain. Dia kan di bawah manajemen saya," jelas Ira.
Sabtu, 31 Juli 2010
Charlie 'ST 12' Beli Lagu 'Keong Racun' Sinta dan Jojo
Keberuntungan tengah menghampiri Sinta dan Jojo yang terkenal dengan video Keong Racun. Charlie 'ST 12' pun membeli lagu itu dari pencipta aslinya, Abuy.
Mengutip tayangan Silet RCTI, Kamis (29/7), kabarnya Charlie berencana memproduseri Sinta (20) dan Jojo (19) dalam waktu dekat ini. Maklum, sejak beredarnya video Keong Racun yang diperagakan oleh Sinta dan Jojo, Charlie langsung mencari penyanyi dan pencipta lagu asli Keong Racun,,,
Akhirnya Charlie membeli lagu itu secara eksklusif dari sang pencipta aslinya, yang belakangan diketahui bernama Abuy.
Lagu Keong Racun saat ini tidak hanya menjadi perbincangan hangat di dunia maya saja, tetapi dimana-mana orang sudah mulai membicarakannya.
Hal yang paling mencengangkan lainnya adalah ketika lagu tersebut sempat menjadi trending topic pada sebuah situs mikroblogging Twitter.
Hingga saat ini jumlah viewers video Keong Racun telah mencapai 348.248 viewers, yang berarti semakin hari video tersebut semakin dicari dan diminati.
Konon lagu Keong Racun pertama kali dinyanyikan oleh seorang penyanyi bernama Lissa dalam album bertitel Dangdut Techno rilisan label Air Atudio.
Sinta dan Jojo kini sudah pantas disebut seleb dalam dunia maya, karena saat ini nama mereka jauh lebih terkenal dibanding penyanyi aslinya.
Mengutip tayangan Silet RCTI, Kamis (29/7), kabarnya Charlie berencana memproduseri Sinta (20) dan Jojo (19) dalam waktu dekat ini. Maklum, sejak beredarnya video Keong Racun yang diperagakan oleh Sinta dan Jojo, Charlie langsung mencari penyanyi dan pencipta lagu asli Keong Racun,,,
Akhirnya Charlie membeli lagu itu secara eksklusif dari sang pencipta aslinya, yang belakangan diketahui bernama Abuy.
Lagu Keong Racun saat ini tidak hanya menjadi perbincangan hangat di dunia maya saja, tetapi dimana-mana orang sudah mulai membicarakannya.
Hal yang paling mencengangkan lainnya adalah ketika lagu tersebut sempat menjadi trending topic pada sebuah situs mikroblogging Twitter.
Hingga saat ini jumlah viewers video Keong Racun telah mencapai 348.248 viewers, yang berarti semakin hari video tersebut semakin dicari dan diminati.
Konon lagu Keong Racun pertama kali dinyanyikan oleh seorang penyanyi bernama Lissa dalam album bertitel Dangdut Techno rilisan label Air Atudio.
Sinta dan Jojo kini sudah pantas disebut seleb dalam dunia maya, karena saat ini nama mereka jauh lebih terkenal dibanding penyanyi aslinya.
Sabtu, 24 Juli 2010
Ramadan, ST 12 Tawarkan Single Religi
Liputan6.com, Jakarta: Ramadan sebentar lagi. Sejumlah grup band atau penyanyi beramai-ramai membawakan lagu-lagu bertema religi. Tidak terkecuali band ST 12 yang didukung Muhammad Charly alias Charly (vokal), Ilham Febry alias Pepep (drum), dan Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar). Mereka menawarkan single Dunia Pasti Berputar yang diproduksi Trinity Optima Production, baru-baru ini.
Kendati dipersiapkan khusus untuk menyemarakkan Ramadan, single Dunia Pasti Berputar dimasukkan dalam album terbaru ST 12 berjudul Pangeran Cinta yang dirilis Mei silam. ""Lewat musik saya bisa bertutur tentang apa saja. Bisa cinta, kehidupan sosial, hingga nuansa religius," kata Charly, seperti ditulis Antara.
Selama ini ST 12 dikenal sebagai band yang mengusung tema cinta. Dibalut musik bernuansa Melayu, lagu bertema cinta milik ST 12 antara lain bertajuk Jalan Terbaik dan Puspa. Lagu-lagu itu pula yang mengantarkan ST 12 menjadi salah satu band papan atas di Indonesia saat ini.
Lirik lagu Dunia Pasti Berputar sarat petuah. Menurut Charly, lagu bertema religi sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta atas karier mereka yang terbilang gemilang di jagat musik
Kendati dipersiapkan khusus untuk menyemarakkan Ramadan, single Dunia Pasti Berputar dimasukkan dalam album terbaru ST 12 berjudul Pangeran Cinta yang dirilis Mei silam. ""Lewat musik saya bisa bertutur tentang apa saja. Bisa cinta, kehidupan sosial, hingga nuansa religius," kata Charly, seperti ditulis Antara.
Selama ini ST 12 dikenal sebagai band yang mengusung tema cinta. Dibalut musik bernuansa Melayu, lagu bertema cinta milik ST 12 antara lain bertajuk Jalan Terbaik dan Puspa. Lagu-lagu itu pula yang mengantarkan ST 12 menjadi salah satu band papan atas di Indonesia saat ini.
Lirik lagu Dunia Pasti Berputar sarat petuah. Menurut Charly, lagu bertema religi sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta atas karier mereka yang terbilang gemilang di jagat musik
ST 12 Usung Lagu Bertema Religi
Jakarta (ANTARA News) - Band ST 12 yang diawaki Muhammad Charly van Houten alias Charly (vocal), Ilham Febry alias Pepep (drum), dan Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), akhirnya ikut meramaikan bursa lagu religi yang biasanya marak setiap menjelang Ramadan.
Band ST 12, kependekan dari Jalan Stasiun Timur No.12, menawarkan single berjudul "Dunia Pasti Berputar" ciptaan Charly yang diproduksi Trinity Optima Production.
Meski dipersiapkan khusus untuk menyemarakkan suasana Ramadan, single ?Dunia Pasti Berputar? dimasukkan dalam album terbaru ST 12 berjudul "Pangeran Cinta" yang dirilis pada Mei lalu.
Charly mengatakan, ST 12 memutuskan untuk menggelontorkan single bertema religi lantaran musik tidak mempunyai batasan. "Lewat musik saya bisa bertutur tentang apa saja. Bisa cinta, kehidupan sosial, hingga nuansa religius," katanya di Jakarta.
Selama ini ST 12 dikenal sebagai band yang mengusung tema cinta terhadap lawan jenis dalam setiap lagu mereka. Dibalut musik bernuansa Melayu, lagu-lagu bertema cinta milik ST 12 nyata jelas dalam album mereka bertajuk "Jalan Terbaik", "PUSPA", dan "PUSPA Repackage". Lagu-lagu itu pula yang akhirnya mengantarkan ST 12 jadi salah satu band papan atas di Indonesia saat ini.
Lirik lagu "Dunia Pasti Berputar" itu sendiri sarat petuah. Simak saja salah satu baitnya yang berbunyi, "Dunia Pasti Berputar. Ada saatnya semua harus berubah. Ingat pasti bertukar. Kita Harus siap hadapi semua. Ikhlaskan segalanya. Jalani semua yang ada di dunia."
Charly menambahkan, ST 12 mengusung lagu bertema religi juga sebagai salah satu cara untuk mengucap syukur kepada Sang Pencipta atas karir mereka yang terbilang gemilang di jagat musik.
Promo lagu "Dunia Pasti Berputar" masih dilakukan sebatas melalui radio-radio menunggu jadwal off air Charly dkk agak longgar. Meski demikian, setiap kali manggung di mana pun Charly pasti melantunkan "Dunia Pasti Berputar."
Band ST 12, kependekan dari Jalan Stasiun Timur No.12, menawarkan single berjudul "Dunia Pasti Berputar" ciptaan Charly yang diproduksi Trinity Optima Production.
Meski dipersiapkan khusus untuk menyemarakkan suasana Ramadan, single ?Dunia Pasti Berputar? dimasukkan dalam album terbaru ST 12 berjudul "Pangeran Cinta" yang dirilis pada Mei lalu.
Charly mengatakan, ST 12 memutuskan untuk menggelontorkan single bertema religi lantaran musik tidak mempunyai batasan. "Lewat musik saya bisa bertutur tentang apa saja. Bisa cinta, kehidupan sosial, hingga nuansa religius," katanya di Jakarta.
Selama ini ST 12 dikenal sebagai band yang mengusung tema cinta terhadap lawan jenis dalam setiap lagu mereka. Dibalut musik bernuansa Melayu, lagu-lagu bertema cinta milik ST 12 nyata jelas dalam album mereka bertajuk "Jalan Terbaik", "PUSPA", dan "PUSPA Repackage". Lagu-lagu itu pula yang akhirnya mengantarkan ST 12 jadi salah satu band papan atas di Indonesia saat ini.
Lirik lagu "Dunia Pasti Berputar" itu sendiri sarat petuah. Simak saja salah satu baitnya yang berbunyi, "Dunia Pasti Berputar. Ada saatnya semua harus berubah. Ingat pasti bertukar. Kita Harus siap hadapi semua. Ikhlaskan segalanya. Jalani semua yang ada di dunia."
Charly menambahkan, ST 12 mengusung lagu bertema religi juga sebagai salah satu cara untuk mengucap syukur kepada Sang Pencipta atas karir mereka yang terbilang gemilang di jagat musik.
Promo lagu "Dunia Pasti Berputar" masih dilakukan sebatas melalui radio-radio menunggu jadwal off air Charly dkk agak longgar. Meski demikian, setiap kali manggung di mana pun Charly pasti melantunkan "Dunia Pasti Berputar."
Minggu, 18 Juli 2010
Penampilan ST 12 Diwarnai Tawuran Penonton
Di ajang grand final "Bintang Sarimi" yang berlaga sebanyak 12 finalis menghadirkan bintang tamu
grup band ST 12 diwarnai tawuran penonton. Penonton yang dominan dari ST Setia itu awalnya semangat untuk menyambut grup band yang beraliran musik melayu itu pentas di panggung.
Adapun grup dari Bandung itu yang memiliki personil Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charlie van Houten alias Charlie (vokal) menyanyikan beberapa lagu, diantaranya Cari Pacar Lagi, Kebesaranmu dan Putri Iklan yang berduet dengan tiga besar "Bintang Sarimi" yakni Eva Diarti dari Garut.
Adu jotos antara penonton tidak terelakkan, berawal ada seseorang penonton yang saling dorong ketika berjoged menikmati alunan musik yang menggugah setiap orang untuk berjoged. Dari penonton yang terkena dorongan tidak terima dan membalas dengan pukulan.
Kemudian beberapa penonton pun ditarik keluar oleh polisi untuk diamankan. Bahkan beberapa polisi juga turun dan memukul penonton yang memicu awal tawuran. Karena polisi tidak sabar untuk menahan emosi. Tawuran pun akhirnya bisa dihentikan setelah hampir selesai penampilan ST 12.
Meskipun terjadi kekerasan, ribuan penonton tumpah di stadion Diponegoro Semarang untuk menyaksikan penampilan ST 12. Penonton ada yang memberikan kenang-kenangan kepada Charlie saat sedang menyanyi. Ada penonton yang digendong rekannya untuk mengibarkan bendera merah putih dan mengikuti alunan musik ST 12. Penonton pun bubar pada pukul 12.00.
grup band ST 12 diwarnai tawuran penonton. Penonton yang dominan dari ST Setia itu awalnya semangat untuk menyambut grup band yang beraliran musik melayu itu pentas di panggung.
Adapun grup dari Bandung itu yang memiliki personil Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charlie van Houten alias Charlie (vokal) menyanyikan beberapa lagu, diantaranya Cari Pacar Lagi, Kebesaranmu dan Putri Iklan yang berduet dengan tiga besar "Bintang Sarimi" yakni Eva Diarti dari Garut.
Adu jotos antara penonton tidak terelakkan, berawal ada seseorang penonton yang saling dorong ketika berjoged menikmati alunan musik yang menggugah setiap orang untuk berjoged. Dari penonton yang terkena dorongan tidak terima dan membalas dengan pukulan.
Kemudian beberapa penonton pun ditarik keluar oleh polisi untuk diamankan. Bahkan beberapa polisi juga turun dan memukul penonton yang memicu awal tawuran. Karena polisi tidak sabar untuk menahan emosi. Tawuran pun akhirnya bisa dihentikan setelah hampir selesai penampilan ST 12.
Meskipun terjadi kekerasan, ribuan penonton tumpah di stadion Diponegoro Semarang untuk menyaksikan penampilan ST 12. Penonton ada yang memberikan kenang-kenangan kepada Charlie saat sedang menyanyi. Ada penonton yang digendong rekannya untuk mengibarkan bendera merah putih dan mengikuti alunan musik ST 12. Penonton pun bubar pada pukul 12.00.
Rabu, 14 Juli 2010
Charlie ST 12 Salut dengan Pengakuan Cut Tari
Cut Tari yang akhirnya mengaku menjadi pelaku video mesum yang diduga direkam oleh Ariel Peterpan, mendapat acungan jempol dari beberapa kalangan. Meskipun terlambat, setidaknya Cut Tari sudah berani mengakui kesalahannya. Charlie ST 12 setuju jika tindakan Cut Tari dikatakan sebagai bukti kemajuan yang positif. "Kejujuran itu susah tapi lebih baik.
Kalau dia mau ngaku, positif banget dan sangat luar biasa. Semoga memberikan sisi positif buat pelakunya," kata Charlie di Dahsyat, 13 Juli 2010. Charlie mengaku tidak terlalu mengikuti kasus skandal video seks yang menjerat Ariel, Luna Maya dan Cut Tari . Akan tetapi, Charlie tetap mendukung kasus yang sudah menjadi isu internasional tersebut, agar bisa diselesaikan dengan baik. "Komentar aku positif aja lah. Semoga bisa menjadi yang terbaik bagi semua pihak," ujar vokalis yang dikenal dengan lagu 'Cari Pacar Lagi' tersebut. Charlie berusaha untuk netral dan tetap memberi dukungan pada tiga rekannya sesama artis tersebut. "Benar atau tidaknya aku kan nggak tahu. Aku sarankan lebih baik jujur daripada tidak," katanya lagi.
Kalau dia mau ngaku, positif banget dan sangat luar biasa. Semoga memberikan sisi positif buat pelakunya," kata Charlie di Dahsyat, 13 Juli 2010. Charlie mengaku tidak terlalu mengikuti kasus skandal video seks yang menjerat Ariel, Luna Maya dan Cut Tari . Akan tetapi, Charlie tetap mendukung kasus yang sudah menjadi isu internasional tersebut, agar bisa diselesaikan dengan baik. "Komentar aku positif aja lah. Semoga bisa menjadi yang terbaik bagi semua pihak," ujar vokalis yang dikenal dengan lagu 'Cari Pacar Lagi' tersebut. Charlie berusaha untuk netral dan tetap memberi dukungan pada tiga rekannya sesama artis tersebut. "Benar atau tidaknya aku kan nggak tahu. Aku sarankan lebih baik jujur daripada tidak," katanya lagi.
Jumat, 02 Juli 2010
ST12 BERANGKAT UMROH
Liputan6.com, Tangerang: Panggilan beribadah patutlah disambut dengan sukacita. Dengan rasa syukur ini pula awak band ST12 terbang bersama ke Jeddah, Arab Saudi. Mereka berniat menunaikan umrah bersama. Sayangnya, lelaki-lelaki yang sudah berkeluarga tersebut tak memboyong anak dan istri mereka. Hanya doa bercampur haru yang mereka lewati sebelum berpisah dengan orang-orang tercinta,,,,
Charlie yang sempat menginap di hotel tampak kerepotan dengan model rambutnya. Vokalis bersuara serak ini mondar-mandir di depan cermin. Sementara, istrinya sibuk memasukkan beberapa potong baju yang hendak dibawa suaminya ke dalam koper. "Bajunya kekecilan," ujar Charlie saat mencoba kemeja seragam, seperti ditayangkan dalam Status Selebritis di SCTV, Rabu (30/6).
Setibanya di bandar udara, ia kemudian menemui rekan-rekan ST12 seperti Pepeng, Peped dan kru. Jika Charlie mengajak ibu dan neneknya hal serupa tak bisa dilakukan anggota ST12 yang lain. "Istri aku lagi hamil dua bulan, jadi aku berangkat berdoa untuk dia," ujar Pepeng. Inilah wujud syukur band yang tengah naik daun, semoga menjadi berkah.
Charlie yang sempat menginap di hotel tampak kerepotan dengan model rambutnya. Vokalis bersuara serak ini mondar-mandir di depan cermin. Sementara, istrinya sibuk memasukkan beberapa potong baju yang hendak dibawa suaminya ke dalam koper. "Bajunya kekecilan," ujar Charlie saat mencoba kemeja seragam, seperti ditayangkan dalam Status Selebritis di SCTV, Rabu (30/6).
Setibanya di bandar udara, ia kemudian menemui rekan-rekan ST12 seperti Pepeng, Peped dan kru. Jika Charlie mengajak ibu dan neneknya hal serupa tak bisa dilakukan anggota ST12 yang lain. "Istri aku lagi hamil dua bulan, jadi aku berangkat berdoa untuk dia," ujar Pepeng. Inilah wujud syukur band yang tengah naik daun, semoga menjadi berkah.
Langganan:
Komentar (Atom)





